Suatu sore yang macet (seperti biasa), di dalam angkot yang membawaku ke rumah, tiba-tiba hape-ku bergetar... "dddrrttt...ddrrrttt" (kebiasaanku gak pernah menyalakan suara hape, selalu pasang silent, kalau dinyalakan, justru selalu terkaget-kaget sendiri dengan suaranya..sigh).
Oh sms dari ummi (guru), isinya : "Kaifa haalukum ya akhowati al mahbubah? (apa kabar kamu semua wahai saudaraku yang disayangi) Diharapkan kehadirannya....dst...dst..."
Kubaca sekilas, tanpa melihat detil isinya. Aku terburu-buru hendak turun, rencana mau ke pasar dulu sebelum pulang ke rumah. Segera kuketuk atap mobil, untuk menghentikannya.
Sepanjang jalan menuju ke pasar, aku berfikir..hhmm... tadi sekilas aku gak liat jam berapa acaranya.. ehmm... gimana kalau aku bertanya "jam berapa" dalam bahasa arab? hihi... bahasa arabnya "jam", yaitu sa'ah... bahasa arabnya "berapa"... apa ya?... aku lupa-lupa ingat.. kam atau maa?... emm.. kalau maa itu kan artinya "apa?" bukan "berapa?"
Dengan diberani-beranikan aku membalas sms dari ummi :"kam sa'ah? jam berapa?" (sengaja kutanya juga dalam bahasa indonesia, khawatir aku salah tanya dalam bahasa arab, nanti malah gak dimengerti dan ditertawakan... malu...hehe..)
ddrrrttt...dddrrrttt... sms dibalas : "Sa'ati Tsalitsah masaa'an"
Hah!! apa artinya ini yaa...hehehe.. *tepok jidat*... *cengar cengir sendiri sambil jalan* Sok tau nanya pake bahasa arab, giliran dijawab malah gak tau .... Why am I so forgetfull? lupa dengan pelajaran dulu...hiks... yang kutahu hanya kata tsalitsah, artinya tiga... jadi jawabannya setengah tiga atau jam tiga lewat ya? *berfikir terus* hihi... segera kubaca sms sebelumnya, disitu tertulis acara "ba'da ashar".. Weww... inilah akibat kalo langsung tanya balik tanpa baca dulu secara teliti isinya..
Jadi, aku artikan saja, kalau ba'da ashar itu berarti sekitar jam setengah empat sepertinya...hihihi.... :p
Sampe sekarang masih mikir, jam berapa itu yaa? *lagi males googling*.... pokoknya aku mau dateng sekitar jam segitu deh